lp2m-unej

Pembekalan KKN Periode II TA. 2025/2026

Jember – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jember menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode II Tahun Akademik 2025/2026 pada tanggal 26–27 Juli 2026 bertempat di Gedung Soetardjo Universitas Jember. Kegiatan ini diikuti oleh dosen pembimbing lapangan (DPL) serta ribuan mahasiswa peserta KKN yang akan diterjunkan ke berbagai wilayah pengabdian. Mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Mahasiswa KKN Berdampak untuk Pencapaian SDGs dan Kesejahteraan Masyarakat”, pembekalan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan akademik, keterampilan sosial, serta kapasitas mahasiswa dan dosen dalam melaksanakan program pengabdian yang inovatif, solutif, dan berkelanjutan. Ketua LPPM Universitas Jember dalam sambutannya, yang diwakili Sekretaris III Dr. Ali Badrudin, S.S., M.A.  menyampaikan bahwa KKN merupakan salah satu implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya hadir di lokasi KKN, tetapi juga mampu menghadirkan program-program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Melalui pembekalan ini, mahasiswa dan dosen pembimbing diharapkan memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai konsep KKN Berdampak, strategi pemberdayaan masyarakat, serta penguatan program yang selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs),” ujarnya. Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi strategis, antara lain kebijakan pelaksanaan KKN, etika dan tata tertib di lokasi KKN, penguatan peran dosen pembimbing lapangan, penyusunan program kerja berbasis potensi desa, pengelolaan administrasi dan pelaporan, hingga strategi pelaksanaan program yang berorientasi pada pencapaian SDGs. . Selain itu, kegiatan pembekalan juga menjadi forum koordinasi antara LPPM, dosen pembimbing lapangan, dan mahasiswa guna menyamakan persepsi terkait mekanisme pelaksanaan KKN sehingga program yang dijalankan di lapangan dapat berlangsung secara efektif, terukur, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Dengan terselenggaranya pembekalan ini, Universitas Jember menegaskan komitmennya untuk terus menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan beradaptasi, serta semangat pengabdian dalam mendukung pembangunan masyarakat dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Selanjutnya

LPPM UNEJ Selenggarakan Capacity Building Reviewer 2026 untuk Perkuat Kualitas Riset dan Pengabdian

LPPM UNEJ Selenggarakan Capacity Building Reviewer 2026 Memperkuat Kualitas Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jember menyelenggarakan kegiatan Capacity Building Reviewer Internal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026 pada tanggal 9–11 April 2026 yang bertempat di Kalibaru Cottage. “Penguatan Kapasitas Reviewer Internal Berbasis Standar Nasional: Meningkatkan Kualitas, Integritas, dan Dampak Penelitian serta Pengabdian” Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu proses review hibah internal di lingkungan Universitas Jember. Melalui pelatihan ini, para reviewer diharapkan mampu melakukan evaluasi proposal secara lebih objektif, sistematis, dan sesuai dengan standar nasional yang berlaku. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan integritas dan profesionalisme reviewer dalam mendukung peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata bagi pembangunan. LPPM Universitas Jember • 2026 Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Jember, yang menegaskan bahwa peran reviewer internal sangat krusial sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas, relevansi, dan integritas penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Reviewer memiliki peran strategis dalam memastikan setiap penelitian dan pengabdian berjalan sesuai standar mutu dan memberikan dampak nyata. Melalui kegiatan ini, diharapkan para reviewer memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terhadap standar nasional, metodologi mutakhir, serta arah kebijakan riset universitas menuju World Class University. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh penguatan materi yang komprehensif meliputi peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian, tata kelola keuangan, strategi kolaborasi, serta pemahaman mendalam terhadap rubrik penilaian hibah internal UNEJ. Kegiatan ini dilengkapi dengan sesi diskusi intensif dan helpdesk yang memungkinkan reviewer melakukan simulasi penilaian proposal secara langsung. Kegiatan ini difasilitasi oleh Koordinator Pusat Pengembangan Penelitian (Korpus Pusbanglit LPPM UNEJ) bersama tim, sebagai wujud komitmen LPPM Universitas Jember dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme reviewer internal secara berkelanjutan. Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, diharapkan proses review hibah internal UNEJ semakin berkualitas, transparan, dan berorientasi pada luaran riset yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta pembangunan.

Selanjutnya

Pendaftaran KKN Internasional Timor Leste 2026

Pendaftaran KKN INTERNASIONAL Timor Leste Sudah terdaftar di sister KKN Juli-Agustus 2026  Mengikuti pembekalan KKN fulltime Mendapatkan persetujuan/ ijin dari orang tua  Tidak mempunyai kelainan/ penyakit bawaan  Surat Keterangan sehat dari klinik/ puskesmas yang teregristasi surat kesediaan mengikuti kegiatan (menyusul setelah lolos seleksi) semua bukti persayaratan dikumpulkan ke LPPM saat dinyatakan lolos desk evaluation dan tes wawancara Diutamakan yang sudah mempunyai paspor Kuota 5 mahasiswa yg dibiayai Universitas Jember, dan 5 mahasiswa jika bersedia pembiayaan mandiri Pendaftaran : LINK Dibuka (18-28 April 2026) PIC: Dr. drg. Agustin Wulan Suci D. MDSc. HP : 081336455748 Samsul Arifin,HP : 085236321567

Selanjutnya

Penerima Pendanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat DPPM DAN HILIRISET Tahun Anggaran 2026

PENGUMUMANPenerima Pendanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat DPPM DAN HILIRISET Tahun Anggaran 2026 Berdasarkan pengumuman Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mengenai Penerima Pendanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat DPPM dan HILIRISET PRIORITAS Tahun Anggaran 2026, bersama ini disampaikan bahwa telah ditetapkan nama-nama penerima pendanaan untuk pelaksanaan kegiatan Tahun Anggaran 2026. Sehubungan dengan hal tersebut, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jember mengucapkan selamat kepada: TOTAL 117 penerima hibah dari Universitas Jember, (64 penerima hibah penelitian 37 penerima hibah pengabdian dan 16 penerima hibah Hilirisasi riset) yang berhasil memperoleh pendanaan Tahun Anggaran 2026. Capaian ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan kinerja akademik Bapak/Ibu dalam mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas dan berdampak. Kami berharap kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik serta menghasilkan luaran yang unggul dan berkontribusi nyata bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan. Demikian pengumuman ini disampaikan. Atas perhatian dan kerja sama yang baik, kami ucapkan terima kasih. Kepala LPPM Universitas Jember

Selanjutnya

UNEJ-Water Jadi Penyelamat Warga Aceh Tamiang dari Krisis Air Bersih Pascabanjir

Berita Baru, Aceh Tamiang – Pascabanjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, kebutuhan akan air bersih menjadi persoalan paling mendesak bagi warga terdampak. Menyikapi kondisi tersebut, Universitas Jember (unej) melalui Tim Relawan dan program unej-Watermenghadirkan layanan air bersih siap minum (ABSM) bagi masyarakat di wilayah terdampak. Tim Relawan UNEJ mengoperasikan dua unit mesin water treatment yang ditempatkan di Desa Dagang Setia, Kecamatan Manyak Payed, serta Desa Alur Bemban, Kecamatan Karang Baru. Mesin tersebut memanfaatkan air baku dari sumur warga yang kemudian diolah menjadi air layak minum serta air bersih untuk kebutuhan memasak, mandi, dan sanitasi harian. Anggota Tim Relawan UNEJ, Ns. Baskoro Setioputro, M.Kep, mengatakan pemulihan akses air bersih menjadi prioritas utama dalam fase tanggap darurat bencana. Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat ditunda, terutama di lokasi pengungsian dan permukiman terdampak. Penanganan ini kami lakukan secara kolaboratif dengan masyarakat setempat agar berjalan cepat dan tepat sasaran,” ujarnya. Ia menambahkan, banjir bandang telah mencemari sumber air warga dan merusak infrastruktur air bersih, sehingga diperlukan respons cepat dan terkoordinasi guna mencegah krisis kesehatan di tengah masyarakat. Hal senada disampaikan Dr. drg. Banun Kusumawardani, M.Kes, Ketua Pelaksana PPM Tanggap Darurat Bencana Universitas Jember. Menurutnya, keterbatasan air bersih berpotensi meningkatkan risiko penyakit berbasis lingkungan. Selama pelayanan kesehatan, kami menemukan kasus diare, penyakit kulit, serta gangguan saluran pencernaan yang cukup dominan. Ketersediaan air bersih sangat penting untuk memutus rantai penularan penyakit tersebut,” jelasnya. Berdasarkan hasil survei lapangan Tim UNEJ-Water, sebelum bantuan water treatment beroperasi, pasokan air dari mobil tangki relawan hanya mencukupi kebutuhan minum dan jumlahnya sangat terbatas. Sementara untuk keperluan memasak, mandi, mencuci, dan sanitasi, sebagian warga terpaksa memanfaatkan air dari aliran sawah yang berisiko terhadap kesehatan. Program UNEJ-Water merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “UNEJ Bergerak dan Berdampak untuk Aceh Tamiang Program ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, serta didukung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Jember. Kepala Desa Dagang Setia dan Kepala Desa Alur Bemban menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Universitas Jember. Pemerintah desa setempat juga berkomitmen untuk merawat dan memanfaatkan fasilitas water treatment tersebut secara berkelanjutan demi kepentingan warga. Bantuan air bersih ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mempercepat pemulihan kualitas hidup warga Aceh Tamiang pascabencana.

Selanjutnya

Dari Kampus untuk Negeri: Relawan UNEJ Pulihkan Kesehatan Lansia Korban Banjir Aceh Tamiang

Berita Baru, Aceh Tamiang – Pelayanan kesehatan bagi kelompok rentan menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Untuk mendukung upaya tersebut, Tim Relawan Universitas Jember (unej) hadir memberikan layanan medis sekaligus dukungan psikologis kepada masyarakat terdampak, terutama anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Ketua Pelaksana Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Bencana Darurat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jember, Dr. drg. Banun Kusumawardani, M.Kes, menegaskan bahwa kelompok rentan membutuhkan perhatian khusus karena memiliki risiko tinggi mengalami gangguan kesehatan pascabencana. Tim relawan yang terdiri atas tenaga medis dan tenaga kesehatan dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Keperawatan, Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM), serta Residen Bedah Fakultas Kedokteran unej, diberangkatkan secara sukarela sejak 18 hingga 30 Desember 2025. Kabupaten Aceh Tamiang dipilih sebagai lokasi utama penugasan karena menjadi wilayah dengan dampak banjir paling besar. Para relawan ditempatkan di rumah sakit, puskesmas, serta posko pengungsian sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Selain memberikan layanan pengobatan di fasilitas kesehatan, tim juga aktif melakukan kunjungan langsung ke rumah warga yang tidak memiliki akses untuk mendatangi layanan medis. “Kami tidak hanya melakukan pengobatan, tetapi juga memastikan kondisi kesehatan warga, terutama kelompok rentan, tetap terpantau. Jika tidak didatangi, sebagian dari mereka sama sekali tidak memiliki akses layanan kesehatan,” ujar dr. Jauhar Firdaus, M.Biotek, anggota Tim Relawan UNEJ dari Fakultas Kedokteran. Pelayanan kesehatan difokuskan pada perawatan geriatri serta pengobatan penyakit kronis seperti stroke, hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung yang berpotensi memburuk akibat terputusnya pengobatan selama bencana. Pasien lansia sangat rentan jika pengobatan rutin terhenti. Karena itu, kami tidak hanya menangani penyakit kronis, tetapi juga melakukan perawatan cedera akibat bencana,” jelas Dr. drg. Tecky Indriana, M.Kes, Koordinator Kelompok Riset Healthy Ageing Fakultas Kedokteran Gigi UNEJ. Selain layanan medis, Tim Relawan UNEJ juga memberikan dukungan psikologis melalui konseling dan hipnoterapi untuk membantu korban, khususnya lansia, mengatasi trauma, kecemasan, dan stres pascabencana. “Dukungan psikologis dan kemanusiaan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kesehatan sekaligus kehidupan sosial masyarakat Aceh Tamiang,” ujar Dr. Suhari A.Per.Pen, MM. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan kesehatan berkelanjutan guna mencegah munculnya krisis kesehatan baru di wilayah terdampak. Sinergi antara pemerintah, fasilitas kesehatan, dan perguruan tinggi dinilai penting agar layanan kesehatan dapat terus berjalan secara efektif.

Selanjutnya
Keatas