Category: BERITA
Update Luaran Penelitian di SISTER untuk Evaluasi Kinerja Dosen
Yth. Seluruh Dosen di Lingkungan Universitas Jember Dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Audit Kinerja dosen oleh auditor Irjen Kemenristekdikti mulai hari Senin tanggal 19 Agustus 2019 di Universitas Jember, LP2M Universitas Jember menghimbau para dosen khususnya jabantan fungsional (jabfung) Lektor Kepala dan Profesor untuk melakukan updating data luaran penelitian di SISTER khususnya untuk publikasi Jurnal, Buku, Paten/HKI , dan Karya Seni monumental/desain monumental lainnya mulai tahun 2015. Adapun proses updating bisa dalam beberapa bentuk, diantaranya: Updating STATUS luaran yang sebelumnya pernah diinput. Caranya dengan mengganti status luaran yang telah diinput sebelumnya ke status terkini. Misalkan jika sebelumnya draf, diganti ke Terbit. Mohon tidak menambahkan luaran baru jika sebelumnya sudah menginput luaran yang sama. Cukup mengganti statusnya saja. Update JUDUL karena saat DRAFT dan TERBIT terjadi perubahan JUDUL berdasarkan saran dari reviewer. UPDATE Volume, dan No. Hal ini terjadi karena ketika status artikel masih DRAF, belum ada volume dan No. UPDATE indeksasi. Indeksasi adalah menu baru yang ada di entrian luaran publikasi. Bapak Ibu dimohon memberikan centang pada kolom indeksasi dari jurnal tempat artikel kita diterbitkan dengan rincian sebagai berikut: Jika mencentang Indeksasi Sinta, mohon memilih juga cluster SINTA dari S1 sampai dengan S6 Jika mencentang mencentang Scopus, mohon juga mengisikan SJR Score atau Quartilenya dengan melihat di https://www.scimagojr.com/ Jika mencetang indeksasi Web of Science (dulu dikenal Thomson) , mohon melanjutkan mengisi Impact Factornya. Impact factor Web of Science bisa dilihat di jurnal masing-masing. Akibat dari tidak mengisi Quartile pada indeksasi Scopus atau impac factore pada indeksasi Web of Science adalah artikel kita dianggap diterbitkan pada jurnal internasional bukan yang bereputasi. UPDATE Indeksasi prosiding yang terindeks Scopus atau Web of Science (WoS) dengan cara mencetang pilihan Scopus atau web of Science di menu Edit luaran. Prosiding yang terindeks Scopus atau WoS dihitung sebagai jurnal internasional . Selain UPDATE, para dosen juga diperkenankan untuk menambahkan data baru untuk luaran penelitian mulai 2015 jika memang sebelumnya belum dientrikan di SISTER UNEJ. Persetujuan operator LP2M dan Kaprodi untuk sementara tidak diperlukan. Panduan untuk melakukan UPDATE dapat diunduh dengan mengklik LINK INI. Sebagai informasi, updating ini diperlukan untuk menghindari evaluasi kinerja dosen dibawah standar khususnya bagi Lektor Kepala dan Professor dengan mengacu pada Permenristekdikti No 20 tahun 2017 yang dapat mengarah pada terhentinya sebagain atau seluruh tunjangan kehormatan dosen dengan jabfung Lektor Kepala/Profesor. Demikian pemberitahuan ini, atas perhatian dan kerjasamanya kami sampaikan terima kasih. An. KetuaSekretaris III, Khairul Anam, S.T., M.T., Ph.DNIP. 197804052005011002LAMPIRAN:1. Panduan melakukan update luaran penelitian
Jurnal Artikel Nasioanal & Artikel Internasional
Yth. Bapak/Ibu Dosen, Untuk mencari artikel di jurnal ilmiah nasional, silakan menggunakan GARUDA:Berikut link untuk mencari artikel jurnal nasional maupun internasional. http://garuda.ristekdikti.go.id/ Untuk artikel di jurnal ilmiah internasional, silakan menggunakan SUMMON:http://ristekdikti.summon.serialssolutions.com/ Catatan: Khusus untuk SUMMON, perlu mendaftarkan dahulu untuk mendapatkan username dan password. Karena sebagian besar jurnal yang diakses adalah jurnal berbayar. Username dan password dapat diperoleh GRATIS karena disediakan oleh Ristekdikti. Syaratnya harus memiliki NIDN. Silakan dapatkan username dan password dengan mendaftar melalui link ini: http://simlitabmas.ristekdikti.go.id/ejournal/Default.aspx Username dan password yang diperoleh dapat digunakan pada SUMMON http://ristekdikti.summon.serialssolutions.com
Permohonan Entri Bidang Ilmu dan Kepakaran untuk Dosen
Dalam rangka menunjang penilaian kinerja perguruan tinggi di bidang penelitian, LP2M Universitas Jember memerlukan bantuan bapak Ibu yang namanya terdaftar dibawah ini untuk mengisikan Bidang Ilmu dan Kepakaran pada kolom yang kami sediakan di google sheet yang dapat diakses di: https://docs.google.com/spreadsheets/d/1w-XxQZqa88CZ-YwnkIGow_fxZFtAE9HIcqcGMFU_SM8/edit?usp=sharing Bapak Ibu cukup mengisikan kode Bidang Ilmu dan Kode Kepakaran yang dapat dilihat pada file berikut ini. DAFTAR KODE BIDANG ILMU DAFTAR KODE KEPAKARAN Jika mengalami kesulitan dalam melakukan entri, dapat menghubungi Staf Datin (Mbak Ririn).Atas bantuan dan perhatiannya, kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, Sekretaris LP2M
UNDANGAN WORKSHOP REWORKING SKRIPSI/TESIS
Kepada Yth. Bapak Ibu Dosen UNEJ, Dalam rangka meningkatkan publikasi UNEJ, maka LP2M akan mengadakan workshop reworking Skripsi untuk jurnal nasional terakreditasi dan Jurnal internasional bereputasi yang akan dilaksanakan pada: Hari : Kamis, 25 Juli 2019 Jam : 08.00 – 16.00 WIB Tempat : Aula Lantai 3 Gedung Soerahman UNEJ Fasilitator: Erlia Narulita, PhD (H index Scopus : 3 dg 9 jurnal terindeks Scopus) Agus Trihartono, PhD (H index Scopus : 2 dg 4 jurnal terindeks Scopus) Dr. Mochammad Asrofi (H index Scopus: 6 dengan 11 Jurnal terindeks Scopus) Mukhamad Su’udi, PhD ( H-index Scopus: 9 dg 17 Jurnal terindeks Scopus) Didalam acara ini juga akan dilaunching Hibah Reworking Skripsi/Tesis untuk jurnal nasioanal terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi dengan panduan yang akan dijelaskan saat workshop. Kami mengundang Bapak Ibu untuk mendaftarkan secara online di http://bit.ly/reworking19 Demikian informasi ini. Terima kasih. Hormat kami, Sekretaris 3 LP2M LAMPIRAN: Rundown Acara
Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner “Teknologi Peternakan dan Veteriner Mendukung Kemandirian Pangan di Era Industri 4.0”
Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner merupakan kegiatan reguler yang diselenggarakan Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian. Kegiatan ilmiah ini bertujuan untuk percepatan penyebaran hasil-hasil penelitian teknologi peternakan dan veteriner. Seminar juga merupakan media dan sarana untuk saling bertukar informasi serta menyampaikan hasil-hasil penelitian terkini. Forum ini juga berperan dalam membina peneliti dan membangun jejaring kerjasama penelitian dengan multi pihak, baik dalam negeri maupun luar negeri. Seminar mengambil tema “Teknologi Peternakan dan Veteriner Mendukung Kemandirian Pangan di Era Industri 4.0”. Tema ini cukup relevan dengan kondisi sekarang ini, mengingat peta jalan Making Indonesia 4.0 telah diluncurkan oleh Presiden RI pada tahun lalu. Sektor pertanian sebagai salah satu penopang kebutuhan pangan dan perekonomian memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan nasional di Era Industri 4.0. Mewujudkan kemandirian pangan telah menjadi komitmen pemerintah dalam rangka pembangunan pertanian. Era industri 4.0 menjadi titik balik fundamental bagi perubahan pada berbagai sektor termasuk pertanian. Dukungan teknologi peternakan dan veteriner sangatlah penting untuk ketersediaan dan pengembangbiakan ternak. Seminar diselenggarakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan bekerjasama dengan Universitas Jember pada tanggal 15-16 Oktober 2019. Field trip pada tanggal 17 Oktober 2019 menuju Taman Nasional Baluran dan Kawah Ijen, Jawa Timur. Batas akhir penerimaan makalah lengkap: sampai dengan 31 Juli 2019 Untuk mengisi Template Makalah Semnas TPV 2019 bisa langsung ke link http://peternakan.litbang.pertanian.go.id/semnas/ Untuk informasi lebih lengkap bisa menghubungi Cahyatina Tri Rahayu, S.Pt. (Hp: +62 857-7949-8355)Ivoni C. Sembiring, S.Sos. (Hp: +62 852-7550-7163)E-mail: semnastpv@gmail.com atau dapat menghubungiDr. Ir. Hidayat Bambang S, MM (Hp: =62 85-331-719-509)KPS Peternakan FP Unej
Penerjunan KKN Univ. Jember Gel. II Periode 2018/2019 “Penerjunan KKN Kab. Jember, Kab. Bondowoso, Kab. Situbondo, Kab. Banyuwangi, Kab. Probolinggo dan Kab. Lumajang”
(Jember, Juli 2019). Pada tanggal 10 Juli 2019, LP2M Universitas Jember melaksanakan penerjunan KKN Gel. II. Penerjunan yang dilaksanakan di lapangan Univ. Jember ini sangat spesial, bukan hanya mengusung konsep tematik namun juga dikarenakan pada gelombang kali ini LP2M Unej menerjukan total 3.491 orang dan di tempatkan di 350 desa yang tersebar di Kab. Jember, Kab. Bondowoso, Kab. Situbondo, Kab. Banyuwangi, Kab. Probolinggo dan Kab. Lumajang. Penerjuanan ini dilepas secara simbolis oleh Ketua LP2M Ach. Subagio, beliau juga berpesan kepada setiap mahasiswa KKN untuk lebih berhati-hati dalam bersikap maupun dalam melaksanakan program kerja, program kerja yang dikerjankan harus dapat dinikmati oleh masyarakat luas bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Ali Badrudin sebagai Ketua Pusat KKN LP2M Univ. Jember menyampaikan dalam laporannya KKN Tematik Univ. Jember akan melaksanakan kegiatan dilokasi yang telah ditetapkan mulai tanggal 10 Juli s.d. 22 Agustus 2019, yang terbagi dalam 344 Desa Tematik, 2 Desa KKN-PPM dan 4 Desa KKN-PPDM.
Penerjunan KKN Univ. Jember Gel. II Periode 2018/2019 “Penerjunan KKN Kab. Pangkep, Kab. Bangka Barat dan Kab. Pacitan”
(Jember, Juli 2019). Pada tanggal 08 Juli 2019, LP2M Universitas Jember melaksanakan penerjunan KKN Gel. II. Penerjunan KKN ini adalah penerjunan KKN perdana untuk lokasi di luar “tapal kuda”, dimana lokasi penerjunan adalah di Kab. Pangkep, Kab. Bangka Barat dan Kab. Pacitan. Penerjunan secara langsung dilepas oleh Ketua LP2M Ach. Subagio ini mengusung tema KKN Univ. Jember untuk Bangsa. Beliau juga berpesan kepada Mahasiswa KKN yang diterjunkan untuk senantiasa menjaga nama baik Univ. Jember, Ach. Subagio juga mengatakan bahwa ini adalah salah satu tonggak awal bahwa KKN Univ. Jember diakui mampu untuk mendorong perubahan ekonomi masyarakat desa. Beberapa DPL ikut mengawal mahasiswa sampai ke tempat tujuan dan membantu mahasiswa untuk mengindetifikasi masalah disana, diharapkan dengan identifikasi masalah diawal mereka semua dapat bekerja secara optimal. Ali Badrudin sebagai Ketua Pusat KKN LP2M Univ. Jember juga mengatakan bahwa pengakuan KKN Tematik Unej. mampu untuk meningkatkan perubahan ekonomi masyarakat desa tidak lepas dari kerja keras selama ini yang telah membuktikan beberapa lokasi yang pernah ditempati KKN Unej dapat menonjolkan potensi desanya sehingga mampu menjadi desa mandiri. Semangat itulah yang dibawa oleh KKN saat ini untuk dapat membantu meningkatkan potensi desa sehingga hasil akhirnya akan dapat dinikmati desa itu sendiri.
Panggung Inspirasi II KKN Univ. Jember “Menumbuhkan Kewirausahaan Dan Ekonomi Kreatif Desa Melalui Peran Mahasiswa KKN Di Desa”
(Jember, Juli 2019). Pada tanggal 08 Juli 2019, Universitas Jember melaksanakan Kelas Inspirasi II. Sebanyak 1000 mahasiswa yang merupakan perwakilan dari peserta KKN Univ. Jember Periode II 2019/2020. Acara yang dilaksanakan di Gedung Soetardjo Univ. Jember ini adalah hasil kolaborasi antara LP2M Univ. Jember dan USAID, dimana acara ini menghadirkan narasumber-narasumber yang berkompeten di bidangnya khususnya yang berkaitan tentang kewirausahaan. KKN periode ini adalah KKN pertama dimana lokasi penempatannya meluas ke lokasi di luar daerah “Tapal Kuda”. Kabupaten-kabupaten yang ditempati KKN Tematik Univ. Jember ini meliputi Kab. Jember, Kab. Bondowoso, Kab. Situbondo, Kab. Probolinggo, Kab. Lumajang, Kab. Pangkep, Kab. Bangka Barat dan Kab. Pacitan. Acara yang dibuka langsung oleh Ketua LP2M Univ. Jember Achmad Subagio ini juga menekankan bahwa KKN Unej saat ini adalah KKN untuk bangsa. KKN Unej. Untuk Indonesia KKN Tematik Unej adalah KKN yang memfokuskan kepada hasil sehingga efeknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar tempat KKN. KKN Tematik Unej dibagi menjadi 14 Tematik diantaranya adalah Desa Wisata dan Wirausaha, Desa Sejahtera Mandiri, Desa Perempuan Mandiri, Desa Tangguh Bencana, Desa Bebas Stunting dan Sanitasi, Desa Kampung KB, Desa Mandiri Data dan Informasi Berbasis TIK, Desa Kewirausahaan, Desa TIK, Desa Pemuda Tani, Desa Wirausaha dan Pesantren, Desa Kewirausahaan Pesantren, Desa Peduli Buruh Migran dan Desa Wirausaha. Menurut Rektor Univ. Jember Moh. Hasan, Pengidentifikasian masalah di awal harapannya mahasiswa KKN yang diterjunkan dapat fokus memanfaatkan waktu yang tersedia sehingga program-program yang akan dijalankan dapat berguna bagi desa dan masyarakat sekitar tempat KKN. Menurut Aki Badrudin sebagai Ketua Pusat KKN Univ. Jember mengatakan bahwa, meningkatkan potensi desa bukan hal yang mudah, tapi bukan tidak mungkin. Diharapkan mahasiswa KKN yang diterjunkan dapat menggali potensi desa yang ada dan tujuan akhirnya dapat meningkatkan perekonomian desa sehingga berdampak positif pada isu ketenagakerjaan.
TOT Kuliah Kerja Nyata Kewirausahaan Universitas Jember Bentuk Dukungan Kampus pada Pembangunan Ekonomi Daerah
(Jember, Juni 2019). Pada tanggal 24-25 Juni, Universitas Jember melaksanakan Training of Trainers (TOT) Modul Kuliah Kerja Nyata Tematik Kewirausahaan (KKN-KWU) dan Keterampilan Non Teknis untuk Mahasiswa. Sebanyak 50 mahasiswa yang merupakan Koordinator Desa untuk wilayah KKN mendapatkan pembekalan kewirausahaan dari para lima dosen pembimbing lapangan (DPL) yang menjadi master trainer. Para mahasiswa ini akan memimpin rekan-rekan mahasiswa lainnya dalam kelompok kerja KKN dalam merencanakan, melaksanakan dan merekam dampak kegiatan KKN-KWU di tingkat desa. Di desa lokasi KKN-KWU tiap kelompok akan mendampingi kelompok-kelompok masyarakat dalam mengembangkan dan memperluas kegiatan wira usaha di desa. Bukan Sekedar Tugas Mahasiswa KKN-KWU adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa sebagai peserta dan dosen sebagai pembimbing dengan fokus pada tema kewirausahaan. Kewirausahaan adalah bagian dari dunia ketenagakerjaan di Indonesia. Dalam konteks ini peyelenggaraan KKN Kewirausahaan dapat dilihat tidak semata sebagai upaya perguruan tinggi memberi kecakapan kewirausahaan, tetapi juga merupakan pengejawatahan Tri Dharma perguruan tinggi dalam mengembangkan ketenagakerjaan khususnya di bidang wirausaha. Menurut Rektor Universitas Jember Moh. Hasan. Harapannya dengan acara ini mahasiswa Univ. Jember menjadi salah satu atau sebagian besar mahasiswa yang bisa mengembangakan militansi baik pada diri sendiri maupun bangsa dan acara seperti ini dapat menjadi pemicu untuk munculnya wirausaha wirausaha muda, sehingga mampu menyediakan lapangan pekerjaan bagi orang lain. KKN Kewirausahaan memiliki dampak yang positif pada isu ketenagakerjaan secara khusus dan sektor ekonomi secara umum, setidaknya pada tiga area: Pertama adalah area mahasiswa peserta KKN. Mahasiswa yang mengikuti KKN Kewirausahaan ini akan memiliki kecakapan merancang wirausaha dan pengalaman melaksanakan implementasinya sehingga ia lebih siap saat terjun ke dalam dunia usaha dunia industri (DUDI), baik sebagai pekerja maupun sebagai pengusaha. Dalam banyak kasus di perguruan tinggi, mahasiswa yang mengikuti KKN Kewirausahaan mengembangkan wirausahanya sendiri sebelum lulus kuliah. Ke dua, area masyarakat penerima manfaat KKN Kewirausahaan. Penyelenggaraan KKN Kewirausahaan menunjukkan banyaknya kelompok dampingan di masyarakat yang menjadi lebih mampu dalam mengembangkan usaha ekonominya secara lebih sistematik, menghasilkan pendapatan yang lebih besar serta merekrut tambahan pekerja akibat proses manajemen kewirausahaan yang lebih baik. Ke tiga, area terkait pembangunan daerah. Mengingat KKN Kewirausahaan berjalan terus menerus dan setiap tahunnya melibatkan ribuan mahasiswa yang mendampingi upaya-upaya kewirausahaan di desa. Dengan demikian setidaknya ia berdampak positif pada akselerasi pembangunan ekonomi di kabupaten/kota serta berkontribusi secara signifikan dalam upaya pemanfaatan dana pembangunan di desa terkait penciptaan usaha ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Dampak positif ini dapat terjadi karena kontribusi kecakapan manajemen kewirausahaan yang dibawa melalui kegiatan KKN. KKN Gel. II Univ. Jember saat ini akan menerjunkan mahasiswa KKN sebanyak 3500 mahasiswa dan ditempat di 5 Kabupaten, Kab. Jember, Kab. Bondowoso, Kab. Situbondo, Kab. Lumajang dan Kab. Probolinggo. Dimana 5 Desa yang terpilih akan melakukan KKN Tematik Kewirausahaan. Serta bersama-sama mengembangkan atau memperluas berbagai potensi desa yang tujuan akhirnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Bagian dari Upaya Nasional Beberapa waktu sebelumnya, tepatnya pada 10 Juni 2019, sepuluh universitas yang tergabung dalam konsorsium Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kewirausahaan menandatangani nota kesepahaman dengan USAID Mitra Kunci Initiative, dengan disaksikan Prof. Ismunandar Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dan DR. Paristiyanti Nurwardani, Direktur Pembelajaran. Kesepuluh universitas ini adalah Universitas Padjajaran, Universitas Suryakancana, Universitas Siliwangi, Universitas Kuningan, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Diponegoro, Universitas Jember, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, dan Universitas Muhammadiyah Malang. Sebanyak 40.000 mahasiswa akan melaksanakan KKN Kewirausahaan di sepuluh universitas ini sampai tahun 2021. “KKN tematik kewirausahaan sendiri ialah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa sebagai peserta dan dosen sebagai pembimbing dengan fokus pada tema kewirausahaan,” ungkap DR. Paristiyanti Nurwardani. Nota kesepahaman ini menjadi payung bagi kerjasama antara para pihak dalam mengembangkan dan melaksanakan KKN Kewirausahaan. USAID Mitra Kunci Initiative memberikan dukungan dalam bentuk pengembangan kurikulum pelatihan, modul panduan dan mekanisme pemantauan dan evaluasi dalam penyelenggaraan KKN Kewirausahaan. Selain itu, melalui kerjasama dengan beberapa universitas, USAID Mitra Kunci Initiative juga membantu penyelenggaraan Training of Trainers (ToT) bagi para dosen pembimbing KKN Kewirausahaan yang mencakup 205 dosen (63 dosen untuk ToT nasional dan 142 dosen ToT tingkat Perguruan Tinggi) dari 57 universitas di tiga provinsi: Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa timur. “KKN ini menadi istimewa karena mengandung muata kewirausahaan. Mahasiswa nanti setelah lulus tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi menjadi pencipta lapangan pekerjaan,” jelas Prof. Ismunandar yang juga merupakan Guru Besar termuda ITB. Mitra Kunci: Upaya Pemerintah AS Membantu Ketenagakerjaan Indonesia USAID mendukung pengembangan ketenagakerjaan di Indonesia melalui USAID Mitra Kunci Initiative. Dalam seluruh aktivitasnya, Mitra Kunci USAID selalu mengintegrasikan prinsip pemberdayaan kaum muda dan kaum rentan, inklusivitas dan kesetaraan gender. “USAID melalui inisiatif pengembangan ketenagakerjaan, berkomitmen untuk mendukung Indonesia dalam menyiapkan kaum muda menghadapi situasi ketenagakerjaan global abad 21,” ujar Thomas Crehan, Director of Office of Human, Capacity and Partnerships (HCP) USAID Indonesia. Isu kaum muda ini menjadi penting, karena Indonesia adalah salah satu pemain global dalam dunia ekonomi. Hampir setengah populasi Indonesia adalah kaum muda di bawah usia 30 tahun. Namun demikian, menurut data bank Dunia, pengangguran muda (usia 15-24) masih sangat tinggi yakni sekitar 16 persen. Setiap tahun 2,5 juta orang memasuki dunia kerja, namun sebagian besarnya adalah pekerjaan dengan kecakapan dan upah rendah. Selain memberi dukungan pada universitas, USAID Mitra Kunci Initiative juga memberikan dukungan teknis pada Balai Latihan Kerja (BLK) serta Lembaga Pendidikan dan Keterampilan (LPK) seperti pelatihan bagi calon tenaga kerja baik dalam keterampilan teknis (hard skill) maupun keterampilan non teknis (soft skill). USAID Mitra Kunci Initiative juga membantu meningkatkan kualitas pemagangan (internship dan apprenticeship), informasi pasar kerja serta bekerja sama dengan mitra lokal dalam mencarikan penempatan bagi calon tenaga kerja yang sudah dilatih. Selain bekerja sama dengan Lembaga di atas, Mitra Kunci juga bekerjasama dengan pihak swasta serta asosiasi perusahaan, terkait dengan upaya melakukan rekrutmen tenaga kerja terampil, memperbaiki kebijakan sumber daya manusia di perusahaan agar lebih inklusif serta menciptakan fasilitas pekerjaan yang lebih ramah pada pekerja dengan disabiilitas. Saat ini, selain bermitra dengan Kemenristekdikti dan Kementerian Tenaga Kerja, Mitra Kunci bekerja dengan berbagai lembaga swadaya masyarakat seperti Saujana, Transformasi dan Rajawali Foundation serta pihak swasta seperti United Tractors, H & M dan APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia).
